Home / Berita / Dua KUA di Probolinggo Gelar Pembinaan ASN Bersama, Pertama Kali di Bawah Naungan Kemenag

Dua KUA di Probolinggo Gelar Pembinaan ASN Bersama, Pertama Kali di Bawah Naungan Kemenag

Foto Pimpinan Dua KUA saat gelar pembinaan ASN Kolaborasi

GHANDEWA.News, Probolinggo – Untuk pertama kalinya, dua Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Probolinggo menjalin sinergi dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN). KUA Kecamatan Kotaanyar dan KUA Kecamatan Paiton berkolaborasi menggelar pembinaan ASN di kediaman Abdul Halim, S.Hi., Penyuluh Agama Islam PPPK Angkatan I, pada Selasa (19/8).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala KUA Kecamatan Kotaanyar, Drs. Imam Asy’ari, serta Kepala KUA Kecamatan Paiton, Fauzan, S.Sos.I. Seluruh ASN dari kedua KUA juga turut hadir, baik unsur penyuluh agama, staf administrasi, maupun penghulu.

Dalam sambutan pembuka, Fauzan menegaskan arti penting kegiatan kolaboratif semacam ini bagi penguatan kinerja ASN di lingkungan KUA.

“Pertemuan dan pembinaan seperti ini sungguh sangat berarti sekali, utamanya dalam menyamakan visi dan misi serta solidaritas antar pegawai KUA dalam layanan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala KUA Kotaanyar, Drs. Imam Asy’ari, yang akrab disapa Yai Imam, menyampaikan bahwa forum bersama ini harus menjadi agenda berkesinambungan.

“Momen ini harus kita pelihara secara berkesinambungan. Dari pertemuan-pertemuan semacam ini dapat menelurkan dan merumuskan program-program baru sebagai terobosan, bahwa KUA betul-betul hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pelayan, sehingga tidak ada batasan yang mengikat antara pegawai KUA dengan masyarakat,” tutur Yai Imam.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Zainuddin, dengan harapan agar seluruh hasil pertemuan dan rumusan program dapat membawa manfaat serta mendapat ridha Allah SWT.

Kolaborasi pembinaan ASN lintas kecamatan ini diharapkan menjadi model baru dalam memperkuat soliditas, profesionalitas, sekaligus menghadirkan wajah Kementerian Agama yang lebih inklusif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. –[V.5]

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *